Chapter 31

1331 Words

Aku beranjak dan naik ke kamar, lalu menemukan ponselku tergeletak di atas ranjang dengan posisi layar menyala—ternyata ada sebuah pesan yang baru masuk. ‘Re, apa kabar?’ Pesan tersebut dikirim oleh seseorang yang benar-benar tidak aku inginkan. Sudah berkali-kali kublokir, tapi ia selalu saja bisa menghubungiku kembali dengan nomor baru. Tanpa kubuka, pesan itu langsung kuhapus dan nomornya kumasukkan ke dalam daftar hitam seperti biasa. Memuakkan. Inilah salah satu alasan aku tidak terlalu suka menggunakan ponsel. Pesan-pesan itu memang sangat singkat dan terlihat biasa, namun untukku yang membacanya, aku bisa merasakan jantungku seperti terhimpit—sesak sekali. Bukan tak mau mengganti nomor, hanya saja kupikir tak setara jika harus mengganti nomor yang bahkan sudah kugunakan hampir 10

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD