Ebas melangkah menuruni anak tangga dengan elegan, menggenggam tangan Nala erat di sisinya. Di lengan satunya, ia menggendong Cala yang tampak menggemaskan dalam balutan gaun kecil berwarna krem dengan pita di rambutnya. Sosok pria itu begitu mencolok—begitu memikat. Setelan tuxedo hitam dengan potongan sempurna membalut tubuhnya dengan rapi, dipadukan dengan kemeja putih bersih dan dasi hitam yang semakin menonjolkan aura maskulin dan berwibawanya. Rambutnya ditata sedikit lebih rapi dari biasanya, namun tetap memberikan kesan kasual yang berkelas. Sementara itu, Nala yang berjalan di sisinya tampak begitu serasi dalam gaun hitam elegannya, langkahnya anggun dengan hak tinggi yang menambah kepercayaan dirinya malam ini. Liontin yang diberikan Ebas tadi menggantung di lehernya, berkilau

