Chapter 24

1871 Words

"Ning ... hiks ... hiks ...." "Ayo, kita harus bawa Gus Azzam ke rumah sakit. Cepat." Aku dan Ning Farida dibantu oleh petugas hotel membawa Gus Azzam menuju rumah sakit. Ning Zulaikha dan Gus Fadil entah pergi kemana. Aku tak peduli dengan mereka berdua. Di lobi hotel kulihat Kang Bimo dengan wajah lebam tengah berlari kearah kami. "Gus ... Ca ... apa yang terjadi?" serunya panik. "Nanti Kang Bimo, sekarang kita harus membawa Gus Azzam ke rumah sakit," sahut Ning Farida. Selama perjalanan, aku terus memeluknya. Kurasakan tubuh Gus Azzam bergetar, wajahnya pucat sekali. Dia pasti sangat kedinginan, padahal kami sudah menyelimutinya dengan selimut dua lapis. "Cepetan Puji." "Sabar Kang Bim, kita juga harus menjaga keselamatan." "Awas saja mereka, akan aku hajar mereka. Gus bertahan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD