Tak lama kemudian Hito berjalan mendekati Lisa dan Kirana dan Hito sudah membuka helm dan menggendong ranselnya. Hito sangat tampan, tak akan ada yang memungkiri itu. Kirana melepaskan pelukannya dari Lisa dan melihat ke arah Hito sambil tersenyum. Hito kini sudah berdiri di samping Lisa. "Assalamualaikum bu," ucap Hito sambil mencium tangan Kirana. "Waalaikumsalam nak," jawab Kirana. Hito pun melepaskan tangan Kirana. "Ayo ayo masuk kalian, pasti lelah kemari dengan menaiki motor kan?" Tebak Lisa. "Iya bu, pegal sekali punggung Lisa," jawab Lisa. Hito sedikit melirik ke arah Lisa dan ia merasa gemas karena ucapan Lisa itu. Seharusnya dia tak usah bilang begitu, batin Hito. "Masa sih? Kan sama suami sendiri. Pasti malam pegalnya akan langsung hilang," ucap Kirana. Lisa langsung

