Lagi - lagi ayden datang di pagi hari. Saat suasana hati aimmar baru saja berubah baik. Kedatangan papanya kembali membuat pria itu kesal. Ucapan terima kasih yang awalnya ingin diucapkan pada yuna akhirnya diurungkan. "Papa…" panggil yuna yang terlihat tersenyum bahagia. Seakan ada penyelamat datang dari suaminya yang galak. "Kalian sudah sarapan ?" Tanya ayden lembut pada menantunya. "Belum pa. Papa sudah sarapan ?" Yuna langsung menyiapkan piring untuk ayden. Jangan tanyakan bagaimana respon aimmar, tentu saja dia kesal. Apalagi melihat yuna yang sangat perhatian pada pria yang sangat di bencinya. Saat yuna sedang sibuk mempersiapkan sarapan untuk ayden, aimmar langsung berdiri. "Aku berangkat dulu." Katanya. Membuat yuna akhirnya mengalihkan pandangannya pada aimmar. Setelah itu s

