BAB 33

1151 Words

"Sepertinya kamu sangat bahagia, Fadli!" seru Kean. Lelaki itu tiba-tiba telah muncul di dekat mobil dan langsung membuka pintu kursi belakang dan mendaratkan b****g di jok. Kedua manusia yang berada di depan itu langsung menoleh ke jok belakang. "Mas." Panggilan Amara pada Kean membuat Fadli membulatkan mata. Lalu ia memandang manusia yang berbeda jenis kelamin itu secara bergantian. "Tuan Kean kok ada disini? Apa mobil anda mogok, jadi mau numpang di mobil saya. Dan ... Kamu marah, apa kamu kenal sama Tuan? Kenapa kamu manggilnya gak sopan gitu, harusnya kaya aku dong, manggil Tuan," lontar mantan suami Amara. Amara hanya melirik Fadli lalu kembali memandang suaminya. Ada tatapan kekhawatiran dari binar mata wanita itu, mungkin mengingat jika mantan suaminya memiliki pistol.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD