Jam menunjukkan pukul setengah lima sore saat keduanya sampai di rumah. Tadi, Damar memilih untuk menyudahi permainan ketika istrinya menangis. Lelaki itu gak mau lagi mengingat-ingat kesedihan mereka. Ibu sudah tahu kalau teman Damar akan datang karena tadi anaknya sudah memberitahu jadi ibu bisa beres-beres rumah. Karin menaruh barang-barang belanjaan mereka ke atas meja makan. Setelahnya dia membantu ibu mertua untuk mengeluarkan apa saja yang dia beli dan menaruhnya ke tempat masing-masing. Damar pamit untuk membersihkan diri lebih dulu, setelah itu baru Karin. Pukul tujuh malam, teman Kak Damar benar datang ke rumah. Karin dan ibu ikut menyambut mereka dan sempat bersalaman. Ibu sempat mengobrol juga dengan keduanya, sudah kenal karena dulu di kampung pun dia sering main ke rumah

