“Mama?” Perempuan berambut sebahu dengan perut yang mulai membuncit ini melambatkan langkah saat melihat sosok wanita yang mirip sekali dengan mamanya dulu. Matanya menyipit, memastikan kalau orang itu benar mama. Wanita yang dia panggil mama, kini tersenyum dan mengisyaratkan sesuatu dengan tangan, seolah menyuruh Karin untuk mendekat dan duduk di sampingnya. Karin yang masih bingung, ragu untuk berjalan dan menghampiri wanita itu. “Sini, Karin. Mama kangen banget sudah lama gak ketemu kamu!” Saat mendengar wanita itu bicara, Karin mempercepat jalannya dan langsung duduk di samping mama. “Udah besar ya kamu sekarang, makin cantik anak mama.” “Ini beneran Mama?” lirihnya dengan mata berkaca. Karin tahu, mama sudah gak lagi ada di dunia ini. Tetapi saat melihat wanita di hadapannya ini

