- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Aliana menelan ludahnya dengan gugup, berusaha memusatkan semua perhatiannya pada permainan onet yang membuat matanya harus menyipit. Tangannya agak gemetar karena mendapatkan tatapan tajam dari cowok dengan nama belakang Saputra yang sedang menatapnya terang - terangan itu. s****n sekali lelaki itu, padahal Aliana sudah berusaha sekuat tenaga mengusirnya tapi sama sekali tidak berhasil. “Mata lo bisa jereng kalo main itu terus, Lan.” Sejenak Gadis itu berpikir, akhir - akhir ini Adam selalu menegurnya ini - itu tanpa i

