menunggu telepon

1025 Words

Pov aira Sejam menunggu, teleponku masih belum berdering, pria itu masih belum meneleponku. katanya, dia akan segera menghubungi kembali, namun setelah menunggu selama ini, belum ada tanda-tanda bahwa dia akan menelpon. "Ih, kenapa aku jadi gelisah sih, padahal cuma nunggu telepon doang" gumamku sambil terus memandangi layar ponsel. Trok! trok! trok! Pintu kamarku ada yang ngetuk, lalu masuklah bapak setelah aku mempersilahkannya "Kamu lagi ngapain, kayaknya kesel banget, gitu.?" tanya Bapak yang baru masuj kamar, menghampiriku. walaupun dia mempunyai istri muda, tapi bapak lebih memilih untuk sering tinggal di rumah. "Enggak kok, pak!" jawabku berbohong. "Kamu itu, jadi anak bapak. sudah hampir 25 tahun, jadi Bapak tahu. kamu sekarang sedang berbohong, atau tidak" ujar Bapak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD