Pov dali Keesokan paginya. aku sudah bersiap-siap, untuk menjalankan rutinitasku seperti biasa. bekerja sebagai barista di salah satu coffe berlogo putri duyung kembar. Kupanaskan motorku, sambil menunggu Risma yang masih berada di dalam. Tadinya aku males mengajaknya untuk nginep dirumahku, namun dia terus menerus memaksa, dengan alasan ingin mengetahui keadaan temannya. Akhirnya lama kelamaan aku pun mengalah, mengizinkan Risma untuk menginap di rumahku. Lagian kupikir tidak ada salahnya, kalau dia berada di sini. dini tidak akan merasa kesepian, dan dia tidak akan mengganggu pekerjaanku, yang sedang aku kerjakan. membuat desain Coffee Shop, yang akan dijalankan oleh Aira, anaknya Pak Wahyu. Lama menunggu, akhirnya Risma pun keluar, diikuti oleh dini yang mengekor dibelakanya. meng

