marah

1152 Words

Pov dali "Maaf, itu semuanya tidak benar. aku juga sebagai salah satu karyawan di cafe itu." jawabku menjelaskan agar mereka tidak salah paham. "Calon suamiku memang seperti itu, dia tidak suka ketika ditinggikan!" ujar stella sambil mencubit pinggangku. posisint yang sedang menggandeng lenganku, sehingga orang lain tidak bisa melihatnya. "Aduh!" Desisku tertahan. "Kenapa Dal?" tanya seseorang yang melihatku meringis. "Nggak apa-apa!" jawabku dengan cepat menguasai keadaan. Pukul 00.00. akhirnya semua sahabat Stella berpamitan, untuk pulang ke rumahnya masing-masing. dengan senang hati dia pun mengantar sampai parkiran, tak lupa Mengucapkan terima kasih, kepada teman-temannya, yang sudah menghadiri acara yang sangat norak ini. kenapa norak? karena hanya anak kecil, yang ulang t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD