selamat

1025 Words

Pov dini "Jangan minta maaf melulu, kamu harus membuktikan bahwa ucapanmu itu bisa dipercaya!" Seloroh kak stella yang masih menatap tajam ke wajahku. "Iya kak!" Jawabku sambil menundukan kepala. "Kalau kamu nggak bisa membuktikan ucapanmu. Jangan harap wajahmu bisa semulus sekarang!" Ancam Kak stella sambil mengelus pipiku. "Badrun cepat kesini!" Teriak Kak Stella memanggil seseorang, kemudian terdengar suara langkah kaki yang memburu, mendekat. "Ya, ada apa, Bos?" Tanya orang yang bernama Badrun. "Sekarang antarkan lagi, wanita ini ke rumahnya!" seru Kak stella memerintah bawahanya. "Bukannya, mau dihabisi Bos?" tanya Badrun sambil menatap kak Stella, mungkin dia merasa heran, dengan keputusan yang diambil oleh bosnya. "Kamu jangan mengada-ngada, nanti kalau dia tidak bis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD