tawaran

1169 Words

Pov dali "Gimana nanti saja, kan aku belum menjawab mau!" jawabku sambil menyempitkan mata menatap ke arah Aira. "Ih, kirain beneran?" ucap Aira yang mendengus kesal. "Tapi kan walaupun aku masih kerja di tempat kerjaku yang lama, aku bisa membagi waktu untuk bekerja di sini!" Paparku menjelaskan. "Tapi, kalau fokus di sini, nanti kakak tidak akan terlalu capek!" ujar Aira sambil menatap sayu ke arahku, mungkin merasa kasihan, kalau aku harus pulang pergi, bekerja banting tulang di dua tempat pekerjaan. "Kerja di mana saja, aku masih bisa fokus, kok!" jawabku sambil tersenyum. "Oh iya, kakak sudah punya ide, nggak? untuk promo cafe kita?" tanya Aira sambil menatap ke arahku. "Kalau masalah itu aku kurang paham ra! karena setiap orang pasti punya kelebihan, serta kekuranganny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD