Pov Dini Pukul 21.00. Seperti biasa, aku membaringkan tubuh di atas kasur busa berukuran 2 kali 1. sambil memainkan game Bubble di HP pemberian Kak Dali, mengusir rasa kesepian yang tak kunjung hilang. Apalagi setelah melihat kejadian tadi sore, ketika orang yang baru hari kemarin mengungkapkan rasa, bahwa dia ingin menjadi suamiku, menjadikanku istrinya! sedang asyik berjalan dengan wanita yang dia bilang dia tidak suka dengan wanita itu, sungguh sangat munafik! memang laki-laki seperti itu harusnya tidak Tuhan ciptakan di dunia, agar para wanita tidak ada merasa Tersakiti. Kuletakkan ponselku di atas nakas, kemudian berbaring dengan menatap plafon, seolah mencari sesuatu yang ada di sana, membayangkan kejadian-kejadian yang pernah kulalui dengan begitu cepat. Mulai dari kebahagia

