hancur

1492 Words

Pov dini "Aku lupa membelinya, Lagian dia ngasih tahunya sangat mendadak." ucap Kak Dali terlihat raut Panik di wajahnya. "Lah, kok bisa?" Tanyaku yang merasa aneh, karena kebiasaan orang yang akan menghadiri pesta ulang tahun, mereka pasti akan membawa kado. "Iya, namanya juga lupa! mau digimanain lagi. Biarin aja lah, nggak akan ada yang mengecek ini, siapa saja yang tidak bawa kado." jawab Kak dali pasrah. dengan muka tanpa dosanya. dia mengunyah kembali makanan yang masih ada di piring. "Lapar mas?" Ledekku. "Iya, tadi cuma ngopi, sama minum jus doang. emangnya aku ikan gabus, minum terus!" jawabnya cuek. Kita pun melanjutkan melahap makanan yang ada di piring. diiringi dengan lagu pop yang mengalun dari dalam rumah, sesekali kita saling tatap, lalu tersenyum. Gak jauh bed

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD