12. badai yang pertama

588 Words
aku harus bersiap lebih cepat hari ini.ada persentasi yang harus aku lakukan.agar projek baru ini berhasil kami dapati. tim kami sudah mulai berkembang dan patut diperhitungkan kinerja pekerja nya. kepuasan customer adalah tujuan kami. kami ingin menciptakan bukan sekedar bangunan yang megah dan modern tapi juga kepuasaan akan pemilik dari gedung gedung yang kami kerjakan. dan aku bersyukur karena sampai saat ini kami mendapat kan apresiasi yang baik. sesuai dengan harapan ku kami mendapatkan projek ini. pembangun sebuah hotel sederhana dipinggiran sebuah pantai. untuk merayakan keberhasilan kami dan untuk memulai langkah projek ini kami semua pergi untuk makan makan dan karoke di sebuah cafe yang terkenal di daerah ini. aku memberi kabar kepada Hana bahwa aku akan pergi dengan teman satu tim ku. dan Hana selalu menyemangati apapun keberhasilan dan usahaku. kami telah tiba di cafe tujuan kami. aku duduk tepat didepan Elina. Dian tidak ikut pergi karena tiba tiba anaknya demam. setelah acara selesai kami pulang.dan kebetulan arah kosan tempat ku searah dengan rumah elina.akhirnya Elina pun pulang bareng dengan ku. kuberikan helm lain yang ada di bagasi motor ku helm yang biasa kusiap kan bila aku menjemput Hana. ditengah perjalanan Elina mengajakku untuk mampir sebentar disebuah rumah. rumah yang sangat mewah. Elina bercerita kalau itu adalah rumah orang tuanya. tapi Elina lebih memilih untuk tinggal di apartemen nya saja.setelah itu aku mengantarkannya lagi ke apartemen nya. Elina cantik sungguh cantik aku tidak munafik.ditambah lagi dari mana ia berasal. ternyata Elina bukanlah dari keluarga sembarangan. keluarga Elina adalah keluarga kaya raya dan ternama. Elina mengajakku untuk mampir sebentar ke apartemen nya. katanya dia merasa tidak enak sudah diantar pulang olehku. kami larut dalam obrolan seputar pekerjaan awalnya.dan baru aku ketahui Elina orang yang asik untuk diajak bicara.seperti seseorang. seseorang yang telah mengisi hatiku selama ini. Elina hampir sama seperti Hana. aku tidak sadar pukul berapa aku pulang semalam.asik mengobrol dengan Elina membuat ku jadi lupa pulang. ku lihat ponsel ku. ternyata waktu telah menunjukkan pukul sepuluh pagi.aku kesiangan. untung saja hari ini hari libur. setelah mandi dan makan siang dengan mie.aku bergegas ke tempat kost Hana. aku tercekat melihat kearah kamar kost hana.sebuah mobil terparkir di depan rumah itu. ".. mobil siapa itu.." gumanku dalam hati. dengan langkah perlahan aku mendekat kearah rumah itu.hati ku berdebar tidak karuan.seperti ada sebuah peperangan di dalam dadaku. pintunya tidak tertutup. kulihat seorang pria duduk dihadapan Hana. ".. kamu siapa..!! ..ucapku dengan suara tinggi tanpa peduli lagi seharusnya aku berkata baik baik dahulu. entah lah tiba tiba saja hati terbakar.otakku mendidih.melihat Hana sedang berbicara dengan pria asing yang entah siapa. Hana terkejut begitu pun pria asing itu.mungkin mereka terkejut karena nada suaraku yang tinggi. Hana bangkit dari duduknya berusaha menjelaskan dan mengenalkan siapa pria itu dan juga siapa aku sebenarnya. ternyata pria itu adalah atasannya dikantor. namun rasa cemburu membuat ku tidak bisa bersikap baik. untuk apa hari libur atasannya datang kekosan Hana. alasan mengantarkan berkas pekerjaan.aku tidak percaya dengan modus yang menurutku murahan. Hana coba menjelaskan kembali setelah pria asing itu pergi. Hana berkata seharusnya aku tidak bersikap begitu.aku tidak peduli justru aku merasa bahwa Hana sedang membela pria itu.aku sadar bahwa yang ku lakukan salah. tidak seharusnya aku curiga. sedangkan tidak ada hal aneh yang aku lihat tadi. api cemburu telah membakarku. aku tidak terima ada laki laki lain yang berbicara kepada Hana karena yang aku tahu selama ini Hana tidak pernah berinteraksi dengan dekat kepada pria lain selain diriku. badai pertama hubungan kami karena sikap ku yang cemburu dan posesif. kami berdebat. perdebatan pertama dari waktu yang lama.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD