20. semuanya semu

340 Words
langit malam begitu gelap tidak ada bintang yang bersinar. suasana malam ini begitu kelam. Rayhan masih sibuk di kantornya. ia harus menyelesaikan desain projek baru karena waktu yang begitu sedikit. akhir akhir ini pekerjaannya jadi terbengkalai karena perasaan sesak yang ia rasa. ia jadi kehilangan kemampuannya dalam membuat gambar gambar bangunan. padahal waktu yang di berikan oleh klien nya sudah mendekati bendera merah. yang menandakan sudah terlalu lama ia menyelesaikan pekerjaannya dari waktu yang telah ditentukan. Rayhan meremas rambutnya frustasi. ia kebingungan dengan dirinya saat ini. tidak seperti sebelumnya yang sangat gesit menyelesaikan pekerjaannya. ia menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi didalam kantornya. hampir 3 jam ia berkutat dengan penggaris dan pensil nya. sudah banyak kertas kertas berserakan di lantai karena gambar yang selalu salah. ia memejamkan matanya. menarik nafas dalam berusaha melonggarkan d**a. sekelebat bayangan tentang kebersamaan dirinya dan Hana muncul. senyuman manis milik Hana membayang di otaknya. tiba tiba saja bayangan saat dirinya dan Hana yang hampir kebablasan malam itu terlintas di memory ingatannya. jemarinya terangkat memegang bibirnya. seperti masih terasa lembutnya bibir Hana. ".. raayyhhh..." suara desahan Hana terdengar ditelinga nya. kala ia menyesap jenjangnya leher milik Hana.meninggalkan tanda di leher yang putih mulus itu. tangannya pun tidak tinggal diam. meraba bagian d**a. meremas perlahan. ia tidak menduga bahwa Hana memiliki d**a yang besar. yang selama ini tersembunyi dalam baju yang kebesaran. ya Hana selalu mengenakan pakaian longgar. ia sangat menghargai tubuhnya. Rayhan terlena oleh rasa yang indah itu. namun ia menyadari bahwa ia begitu mencintai Hana dan tidak ingin merusak nya. ia tidak ingin menjadi lelaki b******k yang merusak seorang gadis. tapi kenyataannya sekarang ia pun menjadi lelaki yang b******k juga dalam melukai hati Hana. setelah ia sukses dengan karir nya ia malah meninggalkan hana.terpedaya oleh dunia baru yang ia miliki saat ini. Rayhan mendesah lelah. semua rasa yang tercipta saat ini terhadap elena adalah rasa yang semu. bukankah saat ini Rayhan telah memiliki segalanya. karir yang bagus juga kekasih yang cantik dan kaya raya. namun semuanya semu. Rayhan tidak merasa bahagia. lagi lagi ia merindukan hananya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD