Markas

2712 Words

Jogja tak membuahkan apapun. Meski mereka sudah pergi ke semua tempat itu. Tak seperti di Solo, mereka cukup cepat menemukan lokasinya karena baik Fiandra maupun Adhi sudah sama-sama familiar. Meski begitu, keduanya baru berangkat ke Surabaya esok pagi biar istirahat dulu berhubung selesainya juga diwaktu malam. Esoknya, mereka berangkat usai sarapan bersama. Fiandra yang menyetir setidaknya untuk dua jam perjalanan. Suasana cukup hening. Karena Adhi sibuk dengan buku catatannya. Cowok itu kan sudah tahu siapa dalang yang berusaha membunuh ayahnya. Jadi ia ingin menghajarnya. Bukan balas dendam. Ini justru cara untuk menghentikan pergerakan Romi yang sok jagoan itu. Adhi pikir kalau cowok itu memang berusaha mencari perhatian ayahnya. Mungkin juga berpikir kalau sangat mudah untuk memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD