Tentang Fiandra

2028 Words

Ia baru saja memarkirkan mobilnya agak jauh. Karena sepertinya, ayahnya kedatangan babyak tamu malam ini. Namun dari kejauhan, ia melihat seseorang mengarahkan pistol ke arah rumahnya. Ia tak tahu siapa targetnya. Tapi berhubung itu rumahnya, ia segera bergerak dong. Ia buru-buru keluar dari mobilnya dan berteriak kalau ada yang mau menembak. Orang itu buru-buru berlari. Tentu saja kabur. Belum sempat ia menembak. Ia kabur bersama temannya yang ternyata menunggu di ujung jalan sana dengan motor. Ada beberapa tembakan yang terarah kepadanya. Namun ia berguling-guling. Berhasil menghindar. Hebat? Itu usaha kerasnya. Ia menghela nafas begitu melihat mereka telah pergi menjauh. Ayahnya dan beberapa rekan yang ɓerdiri di halaman rumah tentu saja kaget. Apalagi tadi memang terdengar suara temb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD