Drama Pagi

2094 Words

"Koma?!" Ia jelas terkejut lah. Baru juga selesai sarapan. Sang ajudannya Kapolri itu tak tahu harus mengatakan apalagi. Hanya bisa menunduk. Fiandra ya jelas menangis lah. Mana ia disuruh pulang. Melihat Fiandra menangis dan akhirnya memohon untuk mampir dulu ke rumah sakit di mana Adhi merawat itu ya membuat galau yang lain juga. Kan memang di luar tugas mereka. Dengan ancaman yang mengerikan menimpa Fiandra ya berbahaya juga. Makanya, akhirnya mereka mencoba mencari solusi lah biar kalau pun mau mampir ke sana, lokasi harus dilakukan pembersihan demi keamanan. Tak lupa, Fiandra mencoba menelepon ayahnya. Ya meski menunggu beberapa kali sambungan agar bisa terhubung. Ayahnya kan sudah tak di rumah. Sudah pergi ke kantor meski bukan hari kerja. Ya bisa dibilang memang tak ada hari li

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD