Butuh waktu hampir empat bulan untuk menemukan pembantu itu. Ya masih hidup dan tinggal di perbatasan Indonesia dan Filipina. Butuh perjuangan juga untuk menemukan keberadaannya. Darinya lah, mereka jadi tahu. Ya termasuk Wirdan yang selama ini penasaran tentang apa yang terjadi dan asal usulnya kan? Ketika melihat Wirdan, pembantu yang usianya sudah sangat lanjut ini menangis. Ya sebenarnya lebih muda memang dari opa. Karena ia ikut keluarga Sena diusia yang masih lima belas tahun kala itu. Ia menangis karena Wirdan tampak mirip dengan Sena. Meski tak sepenuhnya. Wirdan hidup baik-baik saja. Padahal ia mengira kalau ibunya Wirdan mungkin sudah tiada. Karena setelah tragedi itu, ia memang sempat dirawat berbulan-bulan di rumah salah satu penduduk untuk mengatasi traumanya. Ia dibantu untuk

