VIDEO CALL

1035 Words
Setelah mengetahui apa maksud di balik semua ini akhirnya mereka bisa berkata dan berbuat dengan baik mereka pasti akan senang dengan semua yang terjadi ini karena dinamikanya tidak ada orang yang sedih ketika melihat gerangan hati mereka tidak ada juga orang yang bisa melihat mereka terlihat lebih sedih saat-saat seperti ini. Beberapa menit kemudian berjalan dengan lancar wanita yang saat ini sedang menatap ke depan dengan tatapan yang tampak pasif kembali lagi menarik napasnya dia juga heran kenapa saat ini dirinya seperti ini nantinya dia tidak paham dengan semua yang terjadi ini dia juga tidak akan bisa pernah mengatakan ini menjadi sebuah kesalahan. Dia menari di dalam mimpinya hanya berada pada dirinya dia juga merasa ini adalah sebuah objek di mana dia tidak bisa tahan dengan semua ini dan di mana dia tidak bisa menarik perhatian dari lelaki itu di posisi saat ini. Beberapa waktu terlah terjadi banyak sekali kejadian yang tidak bisa dikatakan kejadian dan banyak sekali rupanya kesalahan yang terjadi di antara mereka berempat. Kali ini Samantha tidak tahu dan Tidka mau tahu lagi bagaimana dia akan mengatakan ini menjadi sebuah keegoisan hati dia juga tidak mau mengatakan ini menjadi sebuah hal yang lebih bodoh dia hanya terdiam setelah ibunya berkata seperti itu bagaimana bisa tadinya wajahnya begitu Suram dan kali ini juga masih terlihat suram? Dia menghubungi ke tiga sahabat lainnya dan membuat semuanya heboh mereka bertanya-tanya kenapa dengan dandanan dia yang sepertinya mau di jodohkan? Apakah mereka slaah melihat atau ini adalah benar? Ahk tidak mereka pasti tidak benar ini hanyalah kesalahan kamera yang mempunyai efek tidak mengkonsumi baterai tetapi menghabiskan saja ingat yah benar sekali mereka sangat terkejut di saat ini mereka tidak dapat mengatakan apapun itu kecuali untuk menangis dan tersenyum tidak tahu harus memberikan ekspresi macam apa lagi itu. "Haruskah sekarang kamu membuat kebohongan yang begitu tradisional?" tanya Elica dia menggoyang-goyangkan kakinya di pinggiran kolam itu. "Apakah kamu kira kami bertiga akan percaya?" "Yah, terlalu bodoh kalau kami mengatakan percaya dengan dirimu yang mau di jodohkan." "Apakah dia berpikir kita adalah mahluk yang tidak memiliki imajinasi atau sebaliknya?" tanya Casilda dia tertawa dari seberang sana dan dia juga tida tahan lagi untuk tertawa lebih keras lagi. Saking teman-temannya selalu membangkang seperti ini dia memakai pakaian yang sangat tradisional di keluarga mereka dan saat itu pula mereka terdiam yah mereka terdiam bukan karena pakaian itu tetapi karena dia membuka baju di depan mereka dan memakai gaun itu dengan cepat. "Apakah kamu ingin mengajak kamu main bersama di atas ranjang mu yang tidak seberapa itu?" Rachel menutup matanya tetapi menyelipkan beberapa butiran kasih sayang di jati itu agar dia bisa melihat dengan mata kepalanya sendiri apa yang sekarang ini berada di depannya. "Apakah kalian masih belum percaya dengan aku?" kesalnya dia hanya bisa menghembuskan napas tidak suka dengan mereka. Setelah selesai mengatakan itu dia hanya ingin menyelesaikan satu hari ini dengan baik dan lebih tepatnya kali ini dirinya akan mematikan sambungan itu tetapi tidak, itu semua tidak akan berjalan dengan lancar karena apa? yah karena ketiga sahabat yang luknut itu adalah orang yang benar-benar pemerintah sekali mereka mengatakan kepada Samantha agar dia tetap menyalakan kameranya dan mereka janji tidak akan berucap keras saat acara lamaran itu. Dan benar saja dengan mudahnya dia percaya lagian mereka juga belum tahu siapa lelaki itu, karena melihat saat ini dia benar-benar mau berarti ini adalah benar, sahabat mereka akan menikah dalam kurun waktu yang dekat ini? Saat itu juga ibunya datang dan dengan pakaian yang rapi dia naik ke kamar Samantha dan memberikan beberapa pelukan yang cukup baik serta hangat kepada putrinya tidak menyangka bahwa putrinya akan jauh dari dirinya bagaimana dia bisa tenang nantinya? Beberapa menit kemudian kali ini dirinya telah tersadar bahwa lelaki itu adalah lelaki yang pernah datang ke tempat di mana mereka berpakaian cantik lebih tepatnya undangan dari rekan kerja ayah mereka semua di sisi lain mereka benar-benar menutup mulutnya tidak percaya apakah ini benar? Mereka ingin berkata dan berteriak lebih keras lagi tetapi saat ini juga mereka harus menepati janji yang mereka katakan tadi kepada sosok Samantha, dan itu adalah benar ini adalah salah satu hal yang terlihat begitu bodoh. "Apakah kamu siap, Nak?" tanya mereka berdua dari orang tua lelaki itu. "Tetapi sebelum itu apakah saya dan anak ibu bisa berbicara empat mata di belakang?" tanyanya dengan deretan gigi putih yang tampak lebih cerah dan napas yang sedikit harum. "Apa yang tidak bisa untuk kamu sayang, segera pergi dan setelah itu jangan lupa lagi untuk datang ke tempat ini," dia kembali lagi terdiam setelah mengatakan itu takut kalau nanti ini semua akan batal. Sedangkan di sisi lain kali ini mereka masih menonton dan tidak ada satu orang pun yang menyadari kamera tadi masih menyalah dan benar saja ada beberapa info penting yang keluar dari mulut mereka para orang tuanya dan ini tentunya di dengarkan dan di rekam oleh sosok Rachel serta Casilda dan Elica yang hanya fokus kepada inti pembicaraan itu. "Apakah kalian tahu kalau mereka jadi maka keuntungan kita akan melebihi batas," ucap ibu Samantha yang memulai. "Arg, benar sekali kali ini kalian juga tahu bukan tujuan kita memperkenalkan mereka hari itu adalah untuk menjadi umpan agar perusahaan kita dapat di atas," ucap Ayah dari lelaki itu. "Yah ibaratnya mereka menikah hanya karena keuntungan yang berada di tangan kita, lebih tepatnya kita sebagai orang tua hanya menginginkan sesuatu yang membuat kita kaya bukankah seperti itu?" kali ini Robert yang membuka mulut. Benar-benar ini adalah salah satu rencana yang paling jahat bagaimana bisa mereka saat ini hanya terdiam dan mengatakan ini akan lebih baik setelah melihat teman mereka nantinya menikah hanya karena uang, maka dari itu mereka segera melakukan chatting ataupun mereka segera kabar-kabar tanpa suara yang di dalamnya berisi tentang supaya mereka saat itu agar pergi ke rumah Samantha dan membatalkan semua ini mungkin akan lebih baik dan terjamin lagi. Mereka pergi tanpa memakai make-up tidak ada hal yang boleh mencegah mereka nantinya setelah sudah tunangan maka sebelum semuanya terjadi mereka harus berkata ini adalah hal yang tidak bisa di jalankan semua ini harus di batalkan kalau ini kehidupan dari kedua orang itu bahagia, mereka bisa menikah tetapi dengan cara mereka sendiri dengan niat mereka sendiri bukan karena perihal tentang perusahaan, karena hidup tak selalu tentang uang.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD