43. Kebohongan Bara.

1915 Words

Sepanjang pelajaran di kelas sampai istirahat Lexa terlihat bengong, namun terkadang senyum-senyum  sendiri. Raya yang melihat tingkah aneh Lexa hari ini menjadi heran. Tiba-tiba punggung tangan Raya menempel di kening Lexa. “Enggak panas.” Gumam Raya. Lalu sedetik kemudian iya melihat Lexa tersenyum sambil memegang bibirnya. “Lexa… kamu teh kenapa?” Tanya Raya. Namun sepertinya Lexa asik dengan dunia nya. Kembali Raya mengusik Lexa dengan cara menggoyang-goyangkan telapak tangannya. Namun Lexa masih dengan lamunannya. Raya yang gemas langsung menarik hidung Lexa dengan kuat. “Aawww!!! Raya!” ketus Lexa. “Ya abis kamu aku panggilin nggak nyaut. Senyum senyum gitu kaya orang gila. Awas jadi gelo!” ujar Raya. Namun Lexa hanya tersenyum mendengar gerutuan Raya. Ia sedang berfikir, apa ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD