BAB – 22

1008 Words

BAB – 22 Menjelang shubuh, pekerjaan mereka selesai. Daffa segera memasukan semua barang dagangannya kedalam dus besar yang sudah Ziana siapkan. Sementara Ziana segera menunaikan sholat shubuh. Setelah itu dia menyiapkan makanan untuk sarapan pagi keluarga. Tidak lupa dia sudah memisahkan satu piring baso tahu dan satu piring donat untuk adik ipar dan mertuanya. Menjelang pagi, semua barang dagangan Ziana sudah rapi. Hari ini merupakan hari pertama, jadi toko kuenya akan buka sejak awal pagi. Ziana sudah rapi dan menggendong Adhis. Dia membawa serta satu box besar peralatan bayi dan peralatan sholat serta pakaian ganti miliknya dan Daffa. Disana dia sudah membeli lemari. Ada satu set perlengkapan masak juga. Serta lemari pendingin kecil. “Mas, aku berangkat duluan.” Anhari turun dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD