BAB - 23

935 Words

BAB - 23 "Kamu bisa masakin buat dia kan Zi? Ikannya tadi pagi udah ibu beli, ada dalam freezer,” ucapnya menatap penuh harap. Ziana melirik pada ibu mertuanya, terasa segan untuk menolak. Akhirnya dia mengganti salah satu menu yang akan dibuat dengan ikan balado. Semua urusan dapur akhirnya beres. Ziana bergegas membersihkan diri dan menunaikan sholat ashar. Pukul lima lewat tiga puluh menit, terdengar suara sepeda motor Anhari datang. Bu Liana mengetuk kamar menantunya yang sedang bermain dengan putrinya dalam kamar. “Zi,” panggilnya. Tak lama kemudian pintu terbuka. “Ya ada apa bu?” Ziana membuka pintu kamarnya. “Bisa bantu siapin makan buat Anhari, Zi?” Bu Liana mencoba mencari cara agar kedua orang itu lebih sering berkomunikasi. “Kenapa emang Bu, bukannya biasanya dia bisa nga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD