Tahanan

1776 Words

“Gimana, Ra?” “Sampai pagi ini Ayumie belum balik juga, Gum,” suara Akira terdengar seperti habis menangis di seberang sana yang tertangkap di panggilan telephonenya. “Ayumie nggak biasa kayak gini, Gumie. Pergi tanpa kabar seharian itu nggak pernah sama sekali,” ujar Akira yang mengetahui baik buruknya sifat sahabatnya itu. “Sesibuk-sibuknya pasti Ayumie nyempetin kasih kabar sama gue. Nggak pernah enggak!” “Lo nggak usah nangis gitu, Ra. Gue yakin Ayumie baik-baik saja di luaran sana.” “Astaga, gue khawatir banget, Gumie!” Sialnya, Akira tidak bisa menenangkan putrinya sendiri yang tantrum karena tidak melihat Ayumie ada dimana-mana. “Apa Ayumie di culik ya, Gum?” Gumilar memijat batang hidungnya, dia pikir Ayumie sudah kembali pulang ternyata wanita yang dicintainya itu sama se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD