Tarif

1429 Words

“Syaratnya apa, sih?” Bukannya Ayumie tak sabar menunggu apa yang ingin disampaikan pria itu tapi ini sudah 10 menit Ayumie menunggu dan Batara masih belum kunjung memberitahukan syarat yang diminta. Batara hanya duduk diam dan menatapnya. “Haish, anda terlalu kelamaan mikirnya, Ndan.” Ayumie kembali menghampiri Batara dengan wajah yang kesal. Diraihnya tangan kekar pria itu untuk bangun dari duduknya lalu perlahan jemarinya turun kebawah pada telapak tangan besar Batara lalu menggenggamnya. “Saya nggak ada waktu lagi buat nunggu syarat yang anda inginkan, Ndan.” Bisakah Ayumie mengartikan ekspresi Batara yang menatapnya ketika jari-jarinya bersatu dengan jari kecil Ayumie apalagi saat Ayumie menarik tangan Batara yang digenggamnya itu untuk segera pergi dari ruangan ini. Pria itu mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD