Point ke-3

1461 Words

“Kita sudah sampai, Ndan.” Perkataan Ayumie menarik Batara dari lamunan, dia masih memikirkan tentang ponsel yang mengenaskan ini. “Tunggu disini seben—“ “Bukannya waktu itu kamu pergi bersama Gumilar membeli ponsel baru?” Ayumie menatapnya Batara masih membahas tentang ponselnya. “Tidak jadi. Saya pulang ke rumah karena anak saya menangis terlalu lama saya tinggal di rumah.” Akira menghubunginya ketika sampai di pusat elektronik memberitahukan putrinya yang terus menangis karena Ayumie terlalu lama pergi. Padahal bocah gembul itu sudah bersama ibu kandungnya tapi kebiasaan Via yang selalu bersama Ayumie sejak bayi merah membuat Akira tak bisa menangani rengekan putrinya. “Anda sudah membaca pesan dari Fany?” “Hm…” Ayumie mengambil ponselnya dari tangan Batara. “Saya mengajak anda k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD