Istri Siri!

1190 Words

9 tahun yang lalu… “Dia putriku, Alena?” “Bukan,” katanya diiringi gelengan pelan seiring air matanya lebih dulu merebak. Pantas bukan pria itu mendatanginya—menghajarnya habis-habisan karena inilah yang sudah dilakukannya. Secara sadar dia telah menyakiti orang yang dicintainya sampai separah ini. Wajah cantiknya berganti pucat, matanya hitam legamnya yang kalau itu selalu menatapnya penuh cinta kini bengkak seperti bola golf, bibirnya yang selalu menyambutnya—mengulum senyum ceria kini hilang dan tubuhnya yang indah kini terlihat seperti tengkorak kondisinya bukan lagi dikatakan menyedihkan tapi sangat memprihatinkan. “Dia adiknya Alena,” bibirnya bergetar hebat seiring kedua tangannya menunjukkan bayi merah yang digendongnya ke hadapan wanita pucat itu. Tuhan, separah inikah dia m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD