Saat malam, Ando kembali menginap di rumah sakit. Sementara mertua, ibu dan anak-anak sudah pulang karena dia tidak ingin merepotkan mereka. Dia juga tidak tega membiarkan mereka bermalam di rumah sakit yang tentu saja tidak nyaman untuk tidur. "Mas, terimakasih." "Seharusnya Mas yang berterimakasih. Kamu sudah melahirkan dua anakku, pasti tidak mudah untuk kamu. Maaf karena Mas egois, setelah ini Mas akan melakukan vasektomi. Mas sudah membuat janji dengan dokter untuk melakukannya seminggu lagi." "Apa Mas sudah benar-benar yakin untuk melakukannya?" Meisya memegang punggung tangan Ando, menatapnya dengan gelisah. Karena tidak banyak pria yang dengan sukarela melakukannya demi pasangan mereka. "Mas yakin, Mas tidak ingin kamu melakukan suntik KB atau atau memakai alat kontrasepsi yang

