Seusai mengundang Maura untuk ikut dengan nya, Rafka membawanya ke tempat yang tidak pernah dikunjungi Maura sebelumnya. Sesampainya di tempat, Maura tidak banyak bertanya. Ia hanya memperhatikan situasi sekitar. Rafka menerima nya, sampai Maura penasaran dan meminta sesuatu. "Heh." Tanya Maura dengan menginstalresi datar. "Hmm .." "Ini tempat apaan sih?" Benar saja, Maura akan bertanya apakah dirimu sudah menerima penasaran. Rafka terkekeh, lalu angkat kepala nya ke atas. diikuti oleh Maura. "Kebaca kan, Ra?" Maura tidak menjawab seperkian detiknya. Lalu, ia menoleh dengan cepat. "Raf? Ini punya .. ”Tanya nya setuju. Seolah Rafka mengerti atas pertanyaan Maura, ia mengangguk. "Gue juga engga nyangka, jika dari hasil nya menjadi penggemar rahasia bisa membuahkan hasil." Rafka tertaw

