Nadira mengangkat kepalanya, melihat ke Arah jam dinding di kamarnya. Jam nya menunjukkan tepat pukul sepuluh. Ternyata, kesepian membuat waktu berlalu lebih lama dari biasanya. Ia menghela napas untuk sekian kali, padahal sudah dari tadi ia berkutat dengan laptop. Pintu kamar ia terbuka sejak tadi, ia malas jika ada orang yang datang ke kamarnya dan ia perlu berjalan untuk membukakan pintu. Hari ini rumah kosong, hanya ada dia sendiri. Beberapa menit yang lalu, terdengar pintu terbuka lalu ditutup lagi di bawah. Mungkin Mama dan Papa pulang, siapa lagi kalau bukan mereka. Nadira memutar film di laptop-nya, kini mengubah posisi itu membelakangi pintu kamar. Pemandangan di depan ini hadir dengan kaca transparan yang langsung memberikan pemandangan di luar sana. Sangat mendukung. Karn

