Salfa akhirnya pergi dari rumah orang tuanya dengan membawa baju-baju yang sudah di keluarkan oleh orang tuanya. Saat ini hanya satu tempat yang ada dalam pikirannya, mana lagi kalau bukan rumah sahabta baiknya Hani. Dalam perjalanan ke rumah Hani, Salfa terus saja menangis, dia menyesali perbuatannya yang begitu bodoh. Dan percaya begitu saja dengan bujuk rayuan Raziq. Sekarang baginya tidak ada lagi keinginan untuk mempertahankan rumah tangganya. Dia benar-benar sudah muak dengan perangai yang selalu Raziq lakukan padanya. Sekarang Salfa belum ingin menemui Raziq untuk menanyakan perihal masalah dia yang menyebarkan video itu. Ponsel Salfa pun berdering. “ Halo, Assalamualaikum.” “ Waalaikumsalam.” “ Ada apa.” “ Fa, aku udah kirim albummu.” “ Oh iya makasih.” Salfa sudah tidak

