LIMA PULUH DUA

2215 Words

“Gas,” panggil Anissa membuka pintu. Mamanya itu masuk sambil menatapnya heran. “Lho, kok masih santai? Naya sudah datang, tuh. Lekas ganti bajunya.” Dahi Adji mengernyit tidak paham. “Naya? Naraya?” “Iya, Naya sudah datang. Kata dia, kamu mau daftar les tambahan sama dia? Iya, Gas?” jelas Anissa, membuat Adji terpekur. Dia tidak membalas pesan Naraya dan dia tidak meminta ditemani cewek itu mendaftar les. Namun, ternyata Naraya datang ke rumah, siang ini. Memberitahukan kepada Anissa kalau cewek itu mau menemani Adji mendaftar les tambahan. Tentu saja itu disambut gembira oleh Anissa, mamanya Adji itu langsung menuju kamar Adji dan menitahkan Adji agar segera bersiap. Adji masih bergeming. Hari ini sebenarnya dia sedang berusaha untuk tidak menghubungi Naraya, berusaha untuk tidak me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD