Mengunci ponsel dengan gerakan cepat, pria yang malam ini mengenakan celana boxer dan bertelanjang d*da itu tak menyurutkan senyum yang selalu terlukis di raut cerahnya. Raut yang awalnya diwarnai kelam telah berubah menjadi cerah dengan perasaan yang mulai tak bertepuk sebelah tangan. Malam ini, ia merasa ditumpuki bunga dengan kupu-kupu yang berada di atasnya. Pun dengan lebah yang membawa madu berliter-liter banyaknya. Pada intinya, Gerald bahagia. Ya. Bahagia. Karena cinta yang sekian lama terpendam, akhirnya tersampaikan juga pun dengan lamaran yang diterima, meski Ayyana terlihat belum yakin sepenuhnya karena sedikit trauma yang mendera. Namun itu tak masalah bagi seorang Nataprawira. Karena trauma bisa disembuhkan dengan hadirnya sang waktu dan pria yang tak memberikan harapan pa

