Zero Point

4350 Words

Hari telah gelap dengan burung-burung yang sebagian tak lagi hinggap. Hingga tiba-tiba, semua terasa sunyi dengan sepi yang mengikuti. Pun dengan perasaan bersalah sampai ke dasar sanubari. Siapa lagi yang merasakan semua ini jika bukan pria yang menjadi penyebab anak dan mantan istrinya menangis seperti merasakan nadi yang teriris. Menghela napas panjang, Liam meneguk minuman kerasnya dengan tenang di kamar dengan pencahayaan temaram. Hari ini entah kenapa ia begitu sial dan hilang akal. Yang pertama menceraikan Ayyana yang jelas-jelas selalu menuruti segala maunya, mendapat tamparan dari Mami yang bahkan berkata kasar pun tak pernah beliau ucapkan, dan pesta ulang tahun yang gagal karena sang pemilik acara yang pergi meninggalkan bahkan dengan raut ketakutan. Menarik rambutnya dengan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD