Nothing

2085 Words

Senyap tak selalu mencipta sepi, pun dengan ramai yang tak selalu melenyapkan sunyi. Ya ... seperti saat ini, di antara keramaian dan kehangatan keluarga, hanya Ayyana yang merasa sendiri. Menatap sekumpulan orang yang di antaranya suami dan sang putra, Ayyana tak ingin mengeluarkan seribu bahasa seperti biasa-biasanya. Ia hanya ingin mengamati sekejap, apakah keputusan yang ia ambil ialah tepat. Sejurus itu, ia kembali menikmati lasagna yang berisi irisan daging, sayur, dan potongan keju yang dibungkus pasta. Mengambil sepotong demi sepotong lalu ia masukkan ke mulut hingga habis tak bersisa. Tersenyum penuh lega, akhirnya Ayyana berhasil menghabiskannya. Karena makanan itu sama sekali tak cocok di lidahnya, tapi apa mau dikata, daripada memakan lainnya, hanya itu makanan yang paling

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD