Denganmu Aku Bahagia

1145 Words
Minggu pagi, Keyla terbangun mendengar ketukan pintu kamarnya. Keyla membukanya dan terlihat Afy yang berdiri di depan pintu membawa nampan berisi sarapan pagi yang baru di masaknya itu. Keyla terkejut dan langsung mengambil nampan tersebut dari tangan Afy. Menaruhnya di meja dan membantu Afy berdiri. " kaki kamu udah sembuh?" " Udah sayang, tuh berdiri lama udah bisa jalan juga udah bisa kok" "Yakin gak sakit lagi?" " Iya serius" " Alhamdulillah" Keyla pun lega. " Tapi kamu gak boleh terlalu capek kerja berat dan gak boleh angkat berat dulu karena jahitannya belum kering" cerewetnya " Iya sayang, cuma masak sebentar aja kok buat sarapan kita" " Biar aku aja" pinta Key " Key, aku tahu udah seminggu ini kamu capek banget pasti. Belum kerja, bolak balek rumah sakit, jagain semalaman, tidur gak nyenyak.Kamu yang seharusnya gak boleh capek-capek sayang. Aku gak tega lihat kamu jadi karena aku udah bisa jalan kamu tenang aja ya yuk sini sarapan keburu dingin" menarik tangan keyla " Aku beneran gak apa-apa Fy jangan khawatirin aku" " Aku sayang sama kamu gimana aku gak khawatir kalau kamu sampe down [kesehatan menurun] lagi gara-gara jagain aku" ucap Afy lagi " Fy, please [tolong]" " Hussstt" Afy meletakkan jari telunjuk di bibir keyla supaya ia diam. " Jangan bawel, ayok makan" suap Afy ke mulut keyla. Keyla hanya menatap Afy dengan cemberut. Afy menarik pipi dan hidung Keyla. " Cantiknya sayang aku kalo lagi cemberut" goda Afy. *** Keyla pulang beberes rumahnya. Siang ini ia kedatangan tamu lagi. Bu Indra dan Danish yang mengajaknya ke acara pesta keluarga Danish. Keyla takut Afy salah sangka lagi. Jadi kali ini ia berani menolak karena alasan pengen istirahat. Bu Indra pun mengerti kondisinya dan memaklumi keadaan Keyla. Afy melihat mobil Danish yang baru meninggalkan rumah keyla. Afy langsung menelpon Keyla. " Sayang, kamu pergi?" tanya Afy kesal " Enggak aku di rumah kok" jawab Keyla " Ada tamu datang?" " Bu Indra dan Danish mau ajakin pesta tapi aku udah tolak kok" ucap Key menenangkan " Hmmm aku cemburu" Afy mulai ngambek " Aku gak pergi loh" jawab Keyla " Iya entah kenapa kalau Danish datang aku cemburu" ucap Afy ketus " Maaf ya sayang" " Yauda kamu kerumah sekarang, aku butuh bantuan " ucap Afy mematikan telepon.. Beberapa menit kemudian Keyla datang. " Kenapa Fy?? " tanya Keyla membuka pintu Afy menyuruh Keyla duduk disampingnya yang lagi asyik menonton. " Bisa gak kamu bilangin ke bu Indra atau Danish kalau kamu udah ada pacar, aku cemburu" Afy cemberut. " Astaga kirain kenapa.. iya entar aku sampein" jawab Keyla Tiba-tiba Afy memeluk Keyla. " Jangan pergi, temenin aku disini, aku kesepian dan bosan di rumah aja" ucap Afy. Keyla merasa bersalah lagi udah buat Afy seperti itu, terdiam sesaat. " Kalau ada kamu aku gak bosan kok" goda Afy karena ia tau Keyla pasti merasa bersalah lagi. Keyla hanya tersenyum. " Oh ya key kamu kan di rumah sendirian, aku juga sendirian keknya mending kita tinggal serumah aja deh biar sama-sama ada teman" canda Afy " Maksud kamu kumpul kebo gitu!" Keyla mulai marah " Ya enggak, emang kamu kira aku cowok apaan? emang aku terlihat jahat gitu?" tanya Afy " lah terus?" tanya Key lagi " Kita nikah secepatnya biar aku sama kamu bisa tinggal bareng" Keyla terdiam sesaat menatap wajah Afy. " Cowok yang beneran serius itu menikahi bukan memacari" tambah Afy lagi. Wajah Key kembali memerah terdiam gak bisa berkata apa-apa. " Hmmm oke aku gak memaksa, tunggu kamu siap aja" memegang tangan keyla. " Nih makan" menyodorkan buah ke mulut Key. Mereka menonton bersama, menghabiskan waktu libur akhir pekan seharian, ngemil dan bermain game. Saling berbagi cerita satu sama lain. Tiba-tiba Afy ingin tahu tentang mantan Keyla. " Mantan kamu pasti banyak kan?" Keyla menggeleng " So?" Afy penasaran Keyla hanya menunjukkan dua jarinya kemudian merubahnya jadi tiga. " tiga? " tanya Afy Keyla mengangguk. " Kamu?" tanya Keyla " Tebak deh" pinta Afy Keyla menunjukkan sepuluh jarinya ke Afy. Afy tertawa. " Sebanyak itu? hahaha" tanya Afy geli " Jadi" " Cuma satu" " Masa??" " Sumpah!" Afy meyakinkan " Kok bisa? secara kamu banyak fans [penggemar] dimana-mana" kaget Keyla. " Terus harus banyak pacar juga gitu ? hahaha ya gak lah!" ucap Afy lagi " Siapa dia? kenapa putus?" Keyla mulai penasaran " Aku susah jatuh cinta Key, dulu pernah suka sama seorang cewek waktu SMP tapi dia tiba-tiba pindah sekolah. Waktu SMA di pertemukan lagi di sekolah yang sama. Dia gak mau pacaran karena bokapnya [ayahnya] galak haha jadi aku mengerti menunggu sampai dia di izinin. Waktu kuliah barulah kami menjalin hubungan sekitar tiga tahunan sampai suatu hari ada kejadian sedih menimpanya." jelas Afy " kejadian apa?" " Aku gak bisa jaga dia karena kebetulan malam itu mama masuk rumah sakit, aku buru-buru ke rumah sakit dan dia memilih untuk pulang sendiri selesai kuliah malam, tapi na'as nya dia di perkosa" Keyla terkejut mendengarnya. " Berminggu-minggu dia gak mau keluar rumah bahkan malu ketemu aku, orangtuanya udah lapor polisi dan pelaku juga sudah di penjara. Ia memilih berhenti kuliah dan dirumah saja gak mau ketemu siapapun bahkan aku datang juga di usir, hampir setiap hari aku ke rumahnya untuk menenangkan dan aku mau nerima kondisi dia karena itu bukan kesalahannya, udah takdir.. hingga dua bulan kemudian aku ketemu dia di rumah sakit lagi ngecek kandungan. Dia hamil akibat peristiwa naas itu. Aku udah izin ke orangtuanya untuk bertanggungjawab dan mau menikahinya supaya dia gak malu dan aku ikhlas mau rawat dan nerima dia apa adanya, aku ikhlas ngurus anak dalam kandungannya itu walaupun posisinya saat itu aku masih mahasiswa aku yakin bisa dapat kerja untuk menafkahinya.. semula ia sudah mau menerima tawaranku dan orangtuanya juga setuju" "Terus?" " Beberapa hari kemudian dia ditemukan bunuh diri di kamarnya karena frustasi, sebelumnya dia mengirimkan pesan *Aku gak pantas dapat orang sebaik kamu Fy, kamu pantas dapat wanita yang lebih baik dan masih suci bukan aku yang kotor ini, tolong jauhi aku mulai sekarang gak perlu datang ke rumah lagi karena aku akan pergi jauh bawa anak ini* begitulah kisahnya, ada rasa penyesalan di aku karena gak bisa jaga dia dengan baik dan mulai saat itu aku gak pernah buka hati lagi untuk cewek manapun bahkan pada yang suka karena takut gak bisa jagain lagi jadi selesai kuliah aku memilih meninggalkan Singapura dan tinggal di Indonesia" jelas Afy panjang lebar. Keyla kaget dan simpati mendengar cerita yang menimpa mantannya. " Im sorry to hear that [turut perihatain mendengarnya]" ikut terharu dan mengelus punggung Afy " Hehe gak apa-apa, aku udah kubur dalam-dalam kok sekarang aku udah ketemu seseorang yang baik dan cantik banget makanya aku pengen jagain dia terus karena aku gak mau hal yang sama terjadi lagi makanya kadang aku se protektif itu sama kamu Key, kamu jangan bosan ya, maaf ya" ucap Afy lirih Keyla mengangguk dan mengerti.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD