# Taka memandangi Syeni yang tampak asyik dengan Vi dan mengabaikan dirinya. “Kau mirip mama-mu, astaga kau mirip sekali dengan mama-mu…. Taka tolong ambilkan popoknya,” pinta Syeni. Taka beranjak dengan berat hati untuk mengambilkan apa yang Syeni minta. “Apa gunanya baby sitter kalau harus kau yang melakukan semuanya,” ucap Taka. Ia kesal karena Syeni malah menyuruh baby sitter yang seharusnya menjaga bayi Arruna untuk pulang dan beristirahat. Namun Syeni tampak sama sekali tidak menghiraukan keluhan suaminya itu. “Bisa kau ambilkan s**u-nya, aku meletakkannya di penghangat yang ada di dapur,” pinta Syeni lagi. Dan Taka yang tidak bisa menolak akhirnya kembali beranjak dari kursi yang baru beberapa detik ia duduki untuk mengambil apa yang diminta oleh Syeni. “Aku heran, kau itu s

