# Arruna dan Mahendra bergandengan menuju luar gedung dengan langkah pelan. Mahendra tidak bisa menghapus senyumannya saat untuk pertama kalinya setelah tahun-tahun yang terlewati, Arruna akhirnya mau menggandeng lengannya. Mereka seperti dua orang yang baru pertama jatuh cinta. “Arruna… bisakah kau berjanji?” tanya Mahendra tiba-tiba. “Aku janji,” jawab Arruna. Mahendra tertawa. “Aku bahkan belum bilang akan memintamu berjanji untuk apa,” ucap Mahendra. Arruna tersenyum. “Apapun itu pasti sesuatu yang baik untukku,” balas Arruna. “Kau terlalu mempercayaiku,” ucap Mahendra lagi. Arruna berhenti melangkah. “Aku selama ini memang belajar untuk mempercayaimu karena aku ingin… tetap menjadi istrimu. Kita tidak akan pernah bisa bersama sebagai suami istri dan hidup dalam pernikahan ya

