Untukmu, imam hidupku. Percayalah akan ada saatnya aku akan membahagiakanmu dengan cara apapun. Sampai-sampai kamu tidak dapat mengucapkan satu kalimat pun padaku. Wajah berseri-seri dengan gerakan yang berulang kali mengusap bagian tubuh, sudah memberikanku arti bila proses bayi tabung berjalan lancar. Kedua orangtuaku tidak henti-hentinya mengucap syukur atas berkah kebahagiaan yang Tuhan berikan kepada kami. Perjuangan yang dilakukan oleh kembaranku, Zia, ternyata tidak sia-sia. Akhirnya dari rahim Zia akan hadir keponakanku. "Ibu senang banget kalau keberhasilannya akan mencapai 90%," ucap Ibuku sambil mengusap-usap punggung Zia. "Iya, Bu. Kata dokter di sana, bulan besok aku harus kontrol lagi ke sana. Kalau dalam 3 bulan pertama kondisinya baik, maka kontrol selanjutnya bisa d

