Bab 30

1494 Words

Tidak apa kini aku berjuang sendiri. Setidaknya Tuhan ingin aku belajar bahwa masih banyak takdir yang lain, jika aku mau terus berjuang. Di tengah rasa sakit yang terus saja kurasakan ini.    Sampai di sana aku cuma bisa bingung. Langkahku sudah benar menuju rumah sakit di mana dulu Zia melakukan proses bayi tabung. Tapi sampai di rumah sakit ini, aku tidak mengerti langkah apa yang harus kulakukan. Minimnya pengetahuan tentang bahasa Inggris, semakin menambah parah keadaan. Dan bodohnya lagi aku belum sekalipun konfirmasi ke rumah sakit ini jika aku akan datang untuk proses menjadi ibu pengganti. Duh, benar-benar bodoh sekali aku. Semua kulakukan memang sangat gegabah. Tidak tersusun dengan baik. Padahal jika sudah seperti ini yang susah adalah aku sendiri. Kali ini aku sungguh ingi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD