Praktikum

1296 Words
Tiga hari berlalu semenjak Abel, BG dan sahabatnya berkumpul dirumah Abel untuk menjenguk bunda, semenjak itu pula mereka jarang berkumpul lagi. BG and genk yang sibuk ekskul basket, lalu Metta dan Cindy tengah sibuk mengikuti pemilihan Osis. Kini tinggal Abel dan Dekka yang tidak memiliki aktivitas apapun. Semenjak 2hari yang lalu BG mengumumkan dikelas bahwa akan dibuka pemilihan calon ketua Osis yang baru. Metta dan Cindy mengikuti berbagai test untuk maju menjadi anggota OSIS. Saat ini Abel dan Dekka tengah duduk di taman belakang sekolah, mereka berdua sedang mengerjakan tugas praktikum biologi dengan tema ekosistem. Abel dan Dekka mengumpulkan bahan dan mereka melakukan tahap uji coba, tak menggubris kedua temannya yang sedang sibuk dengan urusan masing-masing. Bukan Abel dan Dekka sombong dan egois, namun mereka mencoba untuk tetap fokus pada pelajaran. Jika kedua sahabatnya itu masih ambisi di Osis biarlah toh mereka berdua mendapatkan dispensasi dari sekolah. "Gue ambil tema ekosistem bawah tanah aja Bell, kalau kamu ambil bawah air." ucap Dekka yang menunjukan bahan praktikumnya. "Hembb, okehh." "Padahal seru loh ngerjain ginian ehh anak onta sama ibu onta milih sibuk ngejar Osis." "Biar aja Dekk, mereka juga ingin eksis di dunianya, dan inilah dunia kita."sahut Abel. "Si BG mana katanya nyamperin." "Enggak tau biar aja." "Ini bahan gue ada yang kurang nggak Bell."tanya Dekka. Kemudian Abel mengecheck bahan dan peralatan yang Dekka kumpulkan. ✓Tanah ✓Kompos ✓Bunga Mawar ✓Rumput "Kurang 1 Dekk seharusnya."jawab Abel "Apaan Bell." "Sumber kehidupan didalam tanah." lanjut Abel, Dekka mengernyit tak paham. "Kamu bisa taruh cacing didalam tanahmu, biar tanah terurai dan tumbuhan bisa menghasilkan Oksigen."jelasnya "Lahh gue gak kepikiran Bell, trus gimana dong ini." "Yasudah gapapa yang penting kan ngumpulin."ucap Abel memberikan dukungan pada Dekka. "Iyaa, lagian geli gue bawa-bawa cacing." Lalu Dekka mengamati bahan praktikum Abel, matanya membola begitu terkesan dengan kinerja Abel. "Cantik, and Perfect kayak orangnya yahh."ceplos Dekka, membuat senyum Abel merekah. "Bisa aja sihhh." "Wahh, wahh udah pada selesai nihh."Celetuk seseorang yang menghampiri kedua gadis itu. Abel dan Dekka menoleh pada mereka berempat, BG and teh genk. "Punyamu udah beres."tanya Abel "Udah donk kita kan pake tema yang berkelompok, jadi udah bikin agak gedean tuh dikelas. Mau lihat." sahut BG "Mau yuuk." ajak Abel dan mereka berenam menuju kelasnya. Saat berada dikelas mereka melihat teman-temannya sekelas juga tengah mengerjakan praktikumnya, BG membawakan praktikum milik Abel sedang milik Dekka dibawakan Riki. "Dekk ini kompos elo ada sisa gue pake yah buat punya gue lupa tadi enggak ngasih." ucap Riki. "Pake aja lagian daripada dibuang juga."jawab Dekka. Kemudian Abel memperhatikan praktikum milik kelompok BG ✓Pot petak dari kayu 1,5 x 1 meter ✓ Tanah ✓Pohon Bonsai ✓Rumput Gajah ✓Bebatuan Setelah melihat Abel menimbang-nimbang pada praktikum team BG apanya yang kurang. "Punyamu sama kayak punya Dekka gak ada kehidupannya." ceplos Abel. "Lhaa kan ada pohon dan rerumputan Bell." celetuk Kevin. "Begok dipelihara, maksud Abel tuh mahkluk hidupnya. Kalau tumbuhan kan penghasil oksigen." sahut Dekka. "Yee berarti elo juga begok dong, kata Abel kan kita sama kurangnya kayak punyak loe."Ceplos Kevin. BG menghela nafas bisa-bisanya lupa, seharusnya dia mempersiapkan dari kemarin. "Emangnya mahkluk apaan yang kudu ditaruh sini Bell."Tanya Kevin "Kasih aja Badak bercula 1." celetuk Wira yang membuat tawa mereka menggelegar. "Hee kutil Anoa, kenapa enggak sekalian tuh Brontosaurus aja, Loe kira ini Bonbin apa." sahut Riki ketus. "Buahahahhahha, ampun dah loe kalau nyeletuk mikir-mikir dong kambing." balas Kevin. "Hahahhahh, aduhh duhh sakit perut gue Bell ya ampun." seloroh Dekka begitupula Abel yang masih tertawa terbahak. "Yuk cari rik di taman belakang."ajak BG pada Riki "Nyari apaan loe di taman, kambing gunung..???" ceplos Kevin yang masih belum menghentikan ketawanya. "Nyari banci kaleng, ya nyari cacing lah Begok." sahut BG tegas. "Lhaa lu pada mau keruk-keruk tanah di taman, di galah sama tukang kebon tau rasa loe." sela Wira. "Sa bodohh lahh, yang penting beres ni tugas." jawab Riki "Ehh, ehh gue cariin juga dong Rik, apa gitu.??".potong Dekka. "Hemmbb, okay." jawab Riki kemudian meninggalkan kelas bersama BG. * * Setelah berpuluh-puluh menit BG dan Riki akhirnya kembali dengan membawa beberapa komponen. "Nihh Dekk, karena elo pake box gue cariin belalang juga, kasih cacingnya 1 aja, susah nyari."ucap Riki "Yuhuuu, tengkiyuu Riki." "BG mana Rik."tanya Abel "Noh di depan lagi benerin bahan praktikum kita." jawab Riki, Abel pun menganggukan kepalanya. Bahan praktikum milik team BG nampaknya satu-satunya yang mengambil tema berkelompok, yang lainnya individual. Abel membantu sedikit menghias little garden milik team BG, sehingga menambah kesan menarik. "Ini potnya bikin sendiri kah." tanya Abel. "Wooya jelas dong kita gituloh."ceplos Kevin. "Elo bantu apaan tusuk sate." ucap Wira mendengkus sebal. "Bantu makuin kan kemarin, hahahha."jawab Kevin. "Iyaa, bantu megang doang soalnya kalo makuin kagak bisa masuk-masuk pakunya salah getok mulu." balas Riki. BG hanya mendengarkan celetuk-celetuk para sahabatnya pada Abel, mereka berenam asyik mengerjakan sampai jampel biologi tiba. "Selamat siang anak-anak sudah selesai mengerjakan praktikumnya."Ucap bu Windy guru biologi. "Sudah Bu." jawab seisi kelas kompak. "Oke, yang mengikuti test Osis tolong dicatat ya ketua kelas siapa saja, kemudian berkelompok ada berapa..?" "Ada satu yang kelompok bu." sahut BG. "Ohhh wow, punya siapa saya penasaran mari kita lihat."ajak bu Windy. *Little Heaven Garden* by. Bagaskara, Riki, Kevin, Wira "Hemmm Impressive, good job Bagas and team, namanya juga indah."lanjut bu Windy "Abel yang ngasih bu, dia juga yang bantu hias." ceplos Kevin, Abel yang mendengarnya tersipu malu. "Woow, kerjasama yang bagus sekali Arabella."sahut bu Windy. "Okay sekarang yang individu saya minta contoh kehidupan air, ini punya siapa lucu sekali ikannya."seloroh bu Windy "Punya saya bu."jawab Yandi Pede. "Wahh bagus sekali, lucu imut-imut ikannya, taaapii kalau kayak gini ekosistemnya yang berjalan apa, darimana dia bisa makan dan sumber oksigennya."tanya panjang bu Windy. "Hehehhh, salah yah bu." "Hemmph ada yang bisa jelaskan." "Boleh saya Bu."angkat tangan Abel, bu Windy lalu mempersilahkan Abel. "Ekosistem berarti komunitas organik yang terdiri atas tumbuhan dan hewan, bersama habitatnya. Ekosistem juga disebut sebagai keadaan khusus tempat komunitas suatu organisme hidup dan komponen organisme tidak hidup dari suatu lingkungan yang saling berinteraksi. Artinya, ekosistem sungai secara sederhana dapat dipahami sebagai lingkungan sungai tempat interaksi makhluk hidup dengan benda mati lain beserta habitatnya."jelas Abel "Applause untuk Arabella, jadi yang punya kamu mana coba bawa sini. Bu Windy mempersilahkan Abel untuk maju mempresentasikan hasil karyanya kedepan, seisi kelas pun terkesan dengan prakarya milik Abel. "komponen pembentuk biotik adalah seluruh organisme hidup yang membentuk ekosistem. Komponen ini bisa terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Sementara itu, komponen abiotik adalah segala benda mati pada ekosistem. Kemudian, termasuk pula cahaya, suhu rata-rata, jenis air, dan lainnya. Disini komponen biotik saya ada ganggang, ikan dan batu karang untuk pembiakan mikroba. Komponen abiotik batu karang dan air tawar."lanjut Abel. "Baik Arabella punya kamu komplit, jadi Yandi yang kurang ditambahkan yah kasian ikannya jomblo kesepian."celetuk bu Windy memecah suasana. "Untung punya gue udah dikasih belalang sama Riki."sahut Dekka saat Abel kembali ke tempat duduknya. "Sebentar yang punya teamnya Bagas jadi yang Biotiknya punya kalian apa." tanya bu Windy. "komponen biotik kita ada cacing tanah, bonsai dan kita pakai kompos untuk mengurai mikroba bu."Jawab BG. "Hemm okay bagus sekali jadi anak-anak sudah paham yah tentang ekosistem, sama seperti yang dikatakan Arabella tadi itu sudah jelas sekali yah. Sampai disini dulu pertemuan kita, prakaryanya di letakan di depan kelas nanti saya nilai. selamat siang anak-anak." Setelah berpamitan bu Windy tengah memeriksa tugas murid X-4 yang telah dikumpulkan di depan, sambil menunggu bel pulang berbunyi sekitar 15 menit lagi. °°°°•••... Bersambung * * Ekosistem berarti komunitas organik yang terdiri atas tumbuhan dan hewan, bersama habitatnya. Komponen biotik adalah seluruh organisme hidup yang membentuk ekosistem. Komponen ini bisa terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Sementara itu, komponen abiotik adalah segala benda mati pada ekosistem. Mikroba adalah organisme yang berukuran sangat kecil sehingga untuk mengamatinya diperlukan alat bantuan.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD