Terluka

1335 Words

Mendengar perkataan yang baru saja terlontar dari bibir suaminya seketika membuat hati Dista seperti tertusuk ribuan pisau yang sangat runcing dan tajam. Bahkan, matanya juga menatap tak percaya ke arah pria tersebut. Laki-laki yang berstatus sebagai suami sahnya itu seperti sedang menamparnya di hadapan banyak orang. Meskipun Aswin tidak benar-benar menamparnya, semua ucapan pria itu sudah mampu mewakili sikapnya. Dista tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya akan lebih membuat hatinya terluka. Perempuan itu tidak berkata-kata untuk menjawab semua ucapan pria yang saat ini sudah menatapnya dengan tatapan dingin seakan jijik terhadap dirinya. “Sekarang kamu pergi dari sini dan jangan pernah muncul di hadapan saya ataupun Serra dulu,” tambah Aswin dengan raut wajah yang su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD