Sepanjang jalan Kevin mengumpati kebodohan ayah dan sepupunya ini, kenapa begitu tega meninggalkan orang tua di rumah sebesar itu dengan bahaya yang mengintai. Awalnya ia juga tidak menyukai sang kakek dan menyimpan dendam, akan tetapi setelah membaca diary itu pikirannya berubah, ia menyadari jika sang kakek tidak salah sepenuhnya. Dan kini lelaki paruh baya itu berada di mansion sendirian tanpa ada yang menemaninya. "Vin, ngebut aja. Mumpung gak padet jalanan." "Licin dodol." Walaupun panik, Kevin tetap sadar dan belum mau mati muda jika mengendarai mobilnya dengan keadaan kecepatan di atas rata-rata sedangkan jalanan masih licin habis diguyur hujan. Lima belas menit kemudian akhirnya mereka sampai di mansion yang terlihat penjagaannya yang super ketat setelah kejadian jus ap

