Joyceline mengerjapkan matanya dengan perlahan. Dia menatap sebuah tempat yang dipenuhi dengan nuansa putih. Hidung nya mencium aroma obat obatan yang tidak dia sukai. Rumah sakit. Dia tersentak dan menegakkan tubuhnya. Dia menyentuh perutnya sendiri dan menghela nafas nya lega saat merasakan jika perutnya masih sedikit keras. Pertanda jika bayi nya aman. "Tenang saja. Dia baik baik saja." Joyceline kembali tersentak kaget. Dia menatap Adam dengan kedua matanya yang melebar. Pria itu ada di sisi ranjang nya, mengulas sebuah senyuman playful. Seolah berusaha menenangkan Joyceline. "Kau... Tahu?" gumam Joyceline Adam mengangguk, "Tenang saja. Aku tidak akan menceritakan nya pada siapapun." jawabnya "Apa Lily yang memberitahu?" tanya Joyceline. Kedua matanya yang berkaca kaca menatap A

