“Kau mengenalnya?” tanya Lily Joyceline mengangguk dengan ragu. “Lalu kenapa kau ragu?” decak Lily “Saat itu dia mabuk, Lily. Aku harus apa? Aku yakin. Sangat yakin jika pria itu tidak mengingat apapun. Jika dia saja tidak mengingat apa yang dia lakukan saat itu, bagaimana bisa aku tiba tiba datang padanya dan mengatakan hasil dari hubungan itu? Hanya aku yang mengingatnya, karena saat itu aku tersadar lebih dulu dibanding pria itu." Jelas Joyceline "Dia... Dia bahkan tidak mengingat dengan siapa dia melakukan nya." lirih Joyceline Lily memejamkan matanya. Dia mengusap wajahnya dengan frustasi. “Aku harus apa, Lily?” tanya Joyceline pasrah “Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan.” Lirih Joyceline Didorong dengan perasaan frustasi dan putus asa, Joyceline menatap Lily dengan mata

