Joyceline membuka ponselnya. Dia menggulirkan laman sosial media nya hingga pergerakan nya terhenti saat mengingat sesuatu. Dengan ragu, Joyceline menekan icon aplikasi yang memperkiraan jadwal menstruasi nya. Kedua dahi nya berkerut ketika menemukan jika firasatnya tentang datang bulan yang terlambat, ternyata benar. Menurut jadwal, seharusnya dia sudah datang bulan ketika dia pergi ke club dengan teman teman nya. Itu berarti dua minggu yang lalu. Bukan sehari atau dua hari jadwal nya terlewat. "Aku tidak hamil, kan?" gumamnya ragu "Hasil testpack kemarin, garisnya satu. Jadi aku tidak hamil." lanjutnya Joyceline menidurkan dirinya di atas ranjang. Matanya menatap langit langit kamar dengan gamang. "Apa aku harus memeriksa nya?" Joyceline kemudian kembali meraih ponselnya yang se

