Bab 24 (perubahan sikap)

345 Words
beberapa hari Anna tidak pergi ke perusahaannya dan dia sudah merasa benar benar sehat, wanita itu sudah bersiap siap berpakaian untuk kembali kerja pagi hari Arya sudah bersiap siap untuk pergi ke perusahaannya, apalagi ada proyek baru yang yang harus dia tangani sendiri di ruang makan Arya melihat Anna yang sudah rapi dan menyambutnya dengan senyuman "kamu beneran mau ke perusahaan...apa kamu benar benar sudah merasa sehat.." Arya berkata sambil menarik kursi makan dan mau mengambil selembar roti Arya tidak jadi mengambil roti ketika tiba tiba Anna sudah mengambilkan roti untuknya, Arya merasa senang sekali dilayani Anna di meja makan, bahkan wanita itu juga menuangkan s**u di gelas Arya, pagi ini benar benar semangat buat Arya bahkan pria itu tersenyum sendiri saat dimobil "hari ini sepertinya suasana hatimu sangat bagus hari ini .." tegur Rio Arya tidak menjawab apa apa hanya bisa tersenyum menandakan kalau suasana hatinya sedang gembira **** diruang kerjanya Anna sedang memeriksa beberapa file yang harus dia tanda tangani dan tiba tiba Irvan datang "Kenapa kamu beberapa hari ini tidak menjawab telponku..." kata Irvan dengan wajah kecewanya Anna yang melihat Irvan menjadi emosi, Wanita itu mengambil bantal sofa dan langsung memukulinya "kamu yang kemana saja haaah.... aku menelponmu berkali-kali tapi tidak kamu jawab....karena ulahmu aku hampir diperkosa" "APAAA...???" Irvan terkejut dan melihat Anna yang sedang marah Irvan tidak pernah melihat Anna semarah ini dan hatinya menjadi ciut takut kehilangan Anna atau lebih bisa dikata takut kehilangan keuangannya Irvan berusaha menyakinkan Anna untuk meredam kemarahan wanita itu bahkan Irvan duduk berlutut di bawah kaki wanita itu "Maafkan aku sayang... malam itu aku benar benar kelelahan dan aku ketiduran..." Irvan menangkupkan tangannya didepan Anna Bukan namanya Irvan yang tidak bisa menyakinkan wanita itu, pria itu punya beribu cara untuk menaklukkan Anna, hati wanita itu akhirnya luluh juga dengan bujuk rayu kekasihnya seperti biasa mereka makan di sebuah Restoran, akan tetapi Anna lebih memilih tempatnya tertutup, dia tidak mau mempublikasikan hubungannya dengan Irvan setelah kejadian itu Anna lebih tertutup untuk melihatkan hubungannya dengan kekasihnya, Anna lebih menjaga perasaan suaminya walaupun dia masih berhubungan dengan kekasihnya
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD